KlikSiber.com – Guna meminimalisir risiko dampak cuaca ekstrem dan menjaga keselamatan warga, Kepolisian Sektor (Polsek) Kembangbahu mengintensifkan Patroli Kota Presisi (PKP). Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan titik-titik rawan bencana alam, mulai dari potensi banjir, tanah longsor, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Kecamatan Kembangbahu, Kamis (14/05/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Patroli yang dimulai pada pukul 11.30 WIB ini menyasar sejumlah objek vital lingkungan, terutama kawasan waduk dan perbukitan yang memiliki kerawanan tinggi terhadap pergerakan tanah dan debit air. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah mitigasi dini kepolisian dalam menghadapi dinamika perubahan cuaca yang tidak menentu.

Kapolsek Kembangbahu, IPTU Sono, S.H., menugaskan personel jaga, yakni Aiptu Didik AS dan Bripka Hartono, untuk melakukan pengecekan fisik pada infrastruktur penunjang air dan tebing-tebing curam. Petugas memantau langsung kondisi tinggi muka air di waduk setempat serta memastikan tidak ada sumbatan yang dapat memicu luapan air ke pemukiman warga jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Selain antisipasi banjir, petugas juga memberikan perhatian pada potensi kekeringan dan kebakaran hutan. Mengingat sebagian wilayah Kembangbahu memiliki area vegetasi yang cukup lebat, pemantauan terhadap titik panas (hotspot) menjadi agenda penting dalam patroli kali ini.

“Kami tidak ingin menunggu bencana terjadi baru bertindak. Melalui Patroli Kota Presisi ini, kami melakukan deteksi dini. Anggota di lapangan mengecek kondisi waduk dan lereng-lereng yang rawan longsor agar kita memiliki data akurat untuk langkah evakuasi atau pencegahan ke depan,” tegas IPTU Sono, S.H.

Di sela-sela pemantauan, Aiptu Didik AS dan Bripka Hartono juga menyempatkan diri berdialog dengan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi rawan. Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jika melihat tanda-tanda alam yang mencurigakan, seperti retakan tanah atau kenaikan air yang tidak wajar.

Himbauan terkait larangan membakar sampah atau lahan secara sembarangan juga ditekankan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan yang dapat merusak ekosistem dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Kegiatan patroli berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Langkah proaktif Polsek Kembangbahu ini selaras dengan semangat “AYO JOGO LAMONGAN”, di mana stabilitas daerah tidak hanya dijaga dari sisi kriminalitas, tetapi juga dari ancaman bencana alam yang dapat melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Kembangbahu merasa lebih aman dan terayomi. Polsek Kembangbahu berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait guna memastikan kesiapsiagaan personel maupun sarana prasarana dalam menghadapi segala potensi gangguan alam di Kabupaten Lamongan.