KlikSiber.com – Persela Lamongan memutuskan untuk tetap menggelar latihan rutin meski kompetisi Championship 2025/2026 memasuki jeda hampir satu bulan. Kebijakan tersebut diambil usai tim menuntaskan laga pekan ke-21.
Pelatih kepala Persela, Bima Sakti, menegaskan bahwa timnya tidak ingin mengambil risiko dengan meliburkan pemain terlalu lama. Menurutnya, jeda kompetisi yang cukup panjang justru berpotensi menurunkan kondisi fisik skuad jika tidak diantisipasi dengan program latihan terukur.
“Kami tetap latihan karena pertandingan berikutnya baru digelar setelah Lebaran, tepatnya 28 Maret. Kalau libur terlalu lama, kondisi pemain bisa menurun,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Pelatih asal Balikpapan itu menjelaskan, tim akan terus berlatih selama dua pekan ke depan sebelum memasuki masa libur singkat menjelang Hari Raya Idulfitri. Rencananya, latihan akan diliburkan mulai 15 Maret dan pemain kembali berkumpul pada 23 Maret untuk mematangkan persiapan laga selanjutnya.
Kendati tidak meliburkan tim sepenuhnya, jajaran pelatih tetap melakukan penyesuaian program latihan. Intensitas dan durasi latihan dikurangi, serta variasi menu latihan ditambah guna menjaga kebugaran sekaligus menghindari kejenuhan pemain selama bulan Ramadan.
Biasanya latihan dimulai pukul 15.30 WIB, namun selama Ramadan dimundurkan menjadi pukul 16.00 WIB agar waktu berbuka puasa lebih dekat setelah sesi latihan berakhir.
Dengan skema tersebut, manajemen dan tim pelatih berharap kebugaran serta ritme permainan skuad berjuluk Laskar Joko Tingkir tetap terjaga saat kompetisi kembali bergulir akhir Maret mendatang.


