KlikSiber.com – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Bojonegoro–Babat. Dua unit kendaraan besar jenis truk tronton terlibat tabrakan “adu bokong” di wilayah Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (9/5/2026) dini hari. Kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh faktor kelelahan pengemudi yang mengakibatkan hilangnya konsentrasi saat berkendara.
Peristiwa bermula sekitar pukul 04.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan melibatkan truk tronton bernomor polisi D 9098 YV yang dikemudikan oleh Moch Abd Sodikin (55), seorang warga setempat dari Desa Sukowati. Saat itu, Sodikin sedang berusaha memarkirkan kendaraan besarnya ke dalam garasi yang berada di sisi selatan jalan raya.
Namun, di saat bersamaan, sebuah truk tronton lain dengan nomor polisi D 9069 AG yang dikemudikan oleh Ade Suratman melaju kencang dari arah timur menuju barat (arah Babat ke Bojonegoro). Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kondisi pengemudi yang diduga tidak fokus, truk yang dikemudikan Ade langsung menghantam bagian belakang truk milik Sodikin dengan sangat keras.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, mengonfirmasi adanya insiden tersebut. Menurutnya, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan bahwa kecelakaan ini murni disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error).
“Kejadian bermula saat kendaraan tronton D 9098 YV berhenti di sisi selatan jalan hendak masuk ke garasi. Dari arah belakang, melaju truk D 9069 AG yang dikemudikan Ade Suratman dan langsung menabrak bagian belakang truk di depannya,” ungkap Ipda Septian saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (9/5/2026).
Ipda Septian menambahkan bahwa dugaan utama penyebab kecelakaan adalah kondisi fisik pengemudi truk belakang yang menurun.
“Penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi truk D 9069 AG kurang berhati-hati dan dalam kondisi mengantuk. Hal ini membuatnya tidak mampu mengantisipasi keberadaan kendaraan yang sedang berhenti di depannya,” imbuhnya.
Meskipun benturan yang dihasilkan cukup keras hingga mengejutkan warga sekitar, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kedua sopir truk dilaporkan dalam keadaan selamat, meski sempat mengalami syok berat akibat insiden tersebut.
Namun, kerugian material tidak dapat dihindari. Bagian depan truk yang dikemudikan Ade Suratman mengalami kerusakan parah atau ringsek akibat menghantam bak belakang truk tronton di depannya.
“Saat ini, kedua kendaraan telah diamankan oleh pihak Satlantas Polres Bojonegoro sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Atas kejadian ini, Satlantas Polres Bojonegoro kembali mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan angkutan barang lintas kota, untuk selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau kepada seluruh sopir, jika merasa lelah atau mengantuk, segera cari tempat istirahat yang aman. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi tidak fit karena risikonya sangat besar bagi diri sendiri maupun orang lain,” tutup Ipda Septian.


