KlikSiber.com – Kepedulian terhadap dunia pendidikan di tengah bencana ditunjukkan keluarga besar MTsN 2 Lamongan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada 13 sekolah dan madrasah yang terdampak banjir di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Selasa (20/1/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bakti sosial tersebut merupakan hasil penggalangan donasi internal yang melibatkan seluruh unsur madrasah, mulai dari peserta didik, guru, tenaga kependidikan, hingga Paguyuban Madrasah. Bantuan difokuskan untuk membantu kebutuhan dasar sekolah-sekolah yang aktivitas belajar mengajarnya terganggu akibat banjir.

Kepala MTsN 2 Lamongan, Asman, S.Ag., M.Pd., mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas antar lembaga pendidikan sekaligus sarana pembelajaran nilai sosial bagi para siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepedulian dan empati kepada peserta didik. Mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar merespons kondisi sosial di lingkungan sekitar,” ujar Asman.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK), didampingi para guru. Meski beberapa akses jalan menuju sekolah tujuan masih tergenang air, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk menjangkau lokasi penerima bantuan.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, antara lain beras dan mi instan, yang didistribusikan secara merata kepada 13 lembaga pendidikan tingkat SD dan MI di Kecamatan Glagah. Sekolah dan madrasah penerima bantuan meliputi SDN Soko, SDN Ketapang 1 dan 2, SDN Pasi 2, MI Muhammadiyah Morocalang, MI Maarif Morocalang, MI Pupus, SDN Rayunggumuk, SDN Gempol Pendowo, MI Islamiyah Soko, SDN Menganti 1, MI Lonjong, serta MI Sumberejo Rayung.

Asman berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban sekolah-sekolah terdampak sekaligus mempercepat pemulihan kegiatan belajar mengajar.

“Kami berharap kondisi sekolah yang terdampak segera pulih sehingga proses pendidikan dapat kembali berjalan normal dan siswa merasa aman serta nyaman dalam belajar,” tambahnya.

Inisiatif MTsN 2 Lamongan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah penerima. Mereka menilai bantuan tersebut tidak hanya bermanfaat secara materi, tetapi juga memberikan dukungan moral di tengah kondisi darurat akibat banjir.

Salah satu perwakilan sekolah penerima menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, solidaritas antar lembaga pendidikan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dampak bencana, khususnya bagi siswa dan guru yang terdampak langsung.