KlikSiber.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan signifikan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Fenomena ini menjadi indikator positif bahwa moda transportasi kereta api semakin diminati oleh wisatawan asing saat berkunjung ke Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Selama periode 11 hingga 30 Maret 2026, tercatat sebanyak 3.508 wisatawan asing memanfaatkan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan terhadap kereta api sebagai sarana transportasi yang dinilai aman, nyaman, serta efisien untuk menjangkau berbagai destinasi wisata.
Pergerakan wisatawan asing tersebut didominasi melalui tiga stasiun utama, yakni Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Malang, dan Stasiun Surabaya Pasarturi. Ketiga stasiun ini memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi sekaligus pintu masuk menuju sejumlah destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.
Selain faktor lokasi yang dekat dengan pusat kota, integrasi antarmoda juga menjadi salah satu daya tarik utama. Stasiun-stasiun tersebut telah terhubung dengan berbagai pilihan transportasi lanjutan, mulai dari angkutan kota, taksi, hingga layanan transportasi berbasis aplikasi. Hal ini memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan mereka dengan lebih praktis.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah wisatawan asing ini tidak terlepas dari berbagai upaya peningkatan layanan yang terus dilakukan oleh KAI. Mulai dari kemudahan akses pembelian tiket secara digital hingga peningkatan kebersihan dan kenyamanan fasilitas menjadi faktor penting dalam menarik minat pengguna jasa.
Menurutnya, kereta api kini semakin kompetitif sebagai pilihan transportasi, tidak hanya bagi masyarakat domestik, tetapi juga wisatawan internasional. Keunggulan dari segi ketepatan waktu, keamanan, serta kenyamanan menjadi nilai tambah yang terus dipertahankan.
Lebih lanjut, meningkatnya mobilitas wisatawan asing melalui layanan kereta api juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Aktivitas wisata turut mendorong pertumbuhan sektor pendukung seperti perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar stasiun dan kawasan wisata.
Di sisi lain, KAI Daop 8 Surabaya juga mencatat tingginya volume penumpang selama masa arus balik Lebaran. Hingga akhir Maret 2026, total penumpang yang dilayani mendekati angka satu juta orang. Tingginya mobilitas ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi utama selama periode libur panjang.
Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat konektivitas antardaerah. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik dan layanan yang terintegrasi, kereta api diharapkan dapat terus menjadi pilihan utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara dalam menjelajahi berbagai destinasi di Indonesia.


