KlikSiber.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali, turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Senin (2/3/2026).
Penyaluran dilakukan dengan mendatangi rumah penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
Pada kesempatan tersebut, bantuan diserahkan kepada tiga warga dari klaster berbeda. Mereka adalah Beta Wahyu, penyandang disabilitas asal Kelurahan Ngadirejo; Kimberly, penyandang disabilitas asal Kelurahan Setonopande; serta Sukina, warga lanjut usia dari Kelurahan Pakunden. Ketiganya merupakan bagian dari total 215 penerima manfaat program ATENSI di Kota Kediri.
Mbak Wali menjelaskan, total bantuan ATENSI yang dikucurkan Kemensos untuk Kota Kediri mencapai Rp516 juta. Penyaluran dilakukan secara bertahap kepada warga yang telah lolos proses verifikasi dan validasi sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Bantuan ini diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, lansia, kelompok rentan, anak-anak, serta OD HIV yang masuk dalam desil 1 sampai 5. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup para penerima,” ujarnya.
Adapun bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar sehari-hari, seperti kasur, bantal, guling, perlengkapan mandi, beras, minyak goreng, mukena atau sarung, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Paket bantuan tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttakin, menambahkan bahwa sebelumnya Pemerintah Kota Kediri telah mengusulkan sekitar 1.000 nama calon penerima kepada Kemensos. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi ketat, sebanyak 215 orang dinyatakan memenuhi kriteria dan ditetapkan sebagai penerima bantuan.
“Proses seleksi dilakukan oleh pemerintah pusat berdasarkan data yang diusulkan daerah dan disesuaikan dengan ketentuan program ATENSI. Kami memastikan data yang diajukan sudah melalui verifikasi awal di tingkat kelurahan,” jelasnya.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari sinergi intervensi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, baik yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah.
Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial di Kota Kediri dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Mbak Wali turut didampingi Camat Kota, Camat Pesantren, Lurah Ngadirejo, Lurah Pakunden, Tim Reaksi Cepat (TRC), serta sejumlah pihak terkait lainnya. Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah masyarakat menjadi wujud komitmen untuk memastikan setiap bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan.


