KlikSiber.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lamongan bersama Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Lamongan melalui aksi pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak luapan Bengawan Jero.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung Selasa (20/1/2026) tersebut menyasar sejumlah wilayah terdampak, yakni Desa Sidomulyo dan Desa Tukkerto di Kecamatan Deket, serta Desa Rayunggumuk, Kecamatan Glagah.

Ratusan warga memanfaatkan layanan pengobatan gratis sekaligus menerima paket sembako untuk menunjang kebutuhan sehari-hari selama masa banjir.

Tim medis mencatat keluhan kesehatan paling banyak dialami warga adalah penyakit kulit akibat kontak berkepanjangan dengan air banjir. Anggota Tim Pengabdian Masyarakat IDI Cabang Lamongan, dr. Arini Alhaqq, menyebut kondisi lingkungan yang lembap dan sanitasi terbatas meningkatkan risiko infeksi kulit.

“Keluhan gatal-gatal mendominasi. Kami mengingatkan warga agar segera membersihkan diri setelah terpapar air banjir dan menjaga kulit tetap kering untuk mencegah infeksi lanjutan,” ujarnya.

Selain layanan pengobatan, IDI Lamongan juga membuka pemeriksaan penyakit tidak menular seperti pengecekan gula darah dan asam urat. Layanan ini ditujukan untuk memantau kondisi kesehatan warga, terutama kelompok rentan, yang berpotensi mengalami penurunan kesehatan selama bencana berlangsung.

Dari sisi sosial, IIDI Cabang Lamongan berperan aktif menyalurkan bantuan sembako dan memberikan edukasi kesehatan. Penasihat IIDI Lamongan, Rosi Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara tenaga medis dan pendamping sosial dalam membantu masyarakat.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun IDI,” katanya.

Kegiatan bakti sosial ini turut didukung oleh Puskesmas Deket. Kepala Puskesmas Deket, dr. Ratih Nuzuhria, menegaskan pentingnya deteksi dini penyakit pascabanjir guna mencegah kejadian luar biasa.

“Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat membantu dalam menekan risiko penyebaran penyakit di masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Sidomulyo, Bagus Dwi Saputra. Ia menyatakan kegiatan tersebut sangat membantu warganya yang terdampak langsung banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi kesehatan warga,” ungkapnya.