KlikSiber.com – Kompetisi sepak bola kasta ketiga di Indonesia bertajuk Liga Nusantara 2025–2026 resmi dimulai. Kick-off perdana ditandai dengan laga pembuka antara Persibo Bojonegoro kontra Rans Nusantara di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/11).
Turnamen yang berada di bawah pengelolaan I.League ini akan berlangsung selama 72 hari, mulai akhir November 2025 hingga 8 Februari 2026, dengan total 160 pertandingan.
Sebanyak 22 klub ambil bagian pada edisi musim 2025–2026. Seluruh peserta terbagi ke dalam empat grup, dan seluruh pertandingan dipusatkan di tiga kota, yaitu Magelang, Solo, Surabaya.
Seluruh jadwal pertandingan dapat ditonton secara gratis melalui kanal YouTube resmi I.League TV, sehingga pencinta sepak bola nasional tetap bisa menyaksikan jalannya kompetisi secara langsung.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa Liga Nusantara musim ini menerapkan sistem promosi dan degradasi.
“Musim ini, tiga tim teratas berhak promosi ke Liga 2, sedangkan empat klub akan terdegradasi ke Liga 4 setelah adanya penyesuaian format akibat dua peserta yang mengundurkan diri,” jelas Ferry.
Ia menegaskan bahwa I.League berkomitmen menghadirkan kompetisi yang profesional pada setiap level piramida sepak bola nasional.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh kompetisi di bawah I.League dikelola secara profesional, terstruktur, dan menjadi ruang berkembang bagi klub dan talenta-talenta muda,” tambahnya.
Musim ini, Liga Nusantara menerapkan regulasi pembinaan pemain muda melalui kombinasi pemain senior, U-23, dan U-20.
Beberapa poin penting regulasi pemain:
Minimal 10 pemain senior didaftarkan, dan maksimal 5 yang boleh dimainkan sekali pertandingan
Kategori U-23: maksimal 15 pemain didaftarkan, hanya 5 yang dimainkan di awal pertandingan
Kategori U-20: minimal 5 pemain wajib tampil setiap pertandingan
Total 90 menit wajib dimainkan pemain U-20, baik oleh satu pemain penuh maupun secara akumulatif bergantian
Kebijakan tersebut dirancang sebagai wadah percepatan regenerasi pemain muda Indonesia agar mendapatkan menit bermain yang lebih kompetitif.
Dengan bergulirnya Liga Nusantara 2025–2026, I.League berharap kompetisi ini menjadi motor penggerak pembinaan jangka panjang sepak bola nasional.
Turnamen ini diharapkan dapat:
Menghasilkan bibit unggul untuk tim Liga 1 dan Timnas
Meningkatkan kualitas klub profesional daerah
Memperkuat ekosistem sepak bola Indonesia dari level bawah


