KlikSiber.com – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, terus dilakukan Satgas Penanggulangan Bencana (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan.
Pada Senin (02/12/2025), prajurit TNI melanjutkan perbaikan jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana alam dan menyebabkan terganggunya akses transportasi masyarakat.
Perbaikan jembatan menjadi prioritas karena jalur tersebut menjadi penghubung vital untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, dan distribusi logistik.
Dalam progres terbaru, prajurit TNI bersama masyarakat melakukan penimbunan di area amblas sekaligus memasang sand bag untuk menutup titik dengan kerusakan paling berat. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan menjunjung tinggi standar keselamatan dan ketelitian konstruksi.
Sejauh ini, Satgas telah berhasil memasang tiga sand bag, dengan progres pengerjaan mencapai sekitar lima persen. Tahap ini menjadi fondasi struktural penting sebelum berlanjut ke pembangunan lanjutan yang lebih besar.
Di lapangan, personel masih menghadapi kendala berupa terbatasnya bahan bakar untuk pengoperasian alat pengisian sand bag. Meski demikian, koordinasi lintas unsur terus dilakukan demi memastikan dukungan logistik segera terpenuhi sehingga pekerjaan tidak terhambat.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han) menegaskan bahwa seluruh kegiatan penanganan jembatan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan sinergi bersama masyarakat demi percepatan pemulihan sarana umum.
“Satgas tetap bekerja sesuai prosedur, menjaga kerja sama dengan masyarakat, dan memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik sebagai wujud komitmen kami membantu pemulihan fasilitas umum agar aktivitas warga dapat kembali normal,” ujarnya.
Perbaikan jembatan Batang Toru diharapkan segera mengembalikan mobilitas warga, memperlancar ekonomi lokal, dan menormalkan layanan sosial yang sebelumnya terhambat akibat akses terputus.
Satgas Gulbencal Kodam I/BB memastikan kesiapsiagaan penuh hingga seluruh sarana vital masyarakat kembali berfungsi seperti sedia kala.


