KlikSiber.com – Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan (RSMKL) resmi memiliki direktur baru untuk periode 2026–2030. Pelantikan yang digelar pada Rabu (8/4/2026) di halaman rumah sakit berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh penting Muhammadiyah serta jajaran pimpinan organisasi di tingkat wilayah dan daerah.
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PWM Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan, hingga para direktur klinik Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan.
Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap keberlanjutan dan pengembangan layanan kesehatan di lingkungan Muhammadiyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan PWM Jawa Timur tentang pengangkatan direktur rumah sakit. Selanjutnya, prosesi pelantikan dilakukan secara simbolis oleh Ketua MPKU PWM Jawa Timur, dr Mundakir MKep FISQUa.
Dalam pelantikan tersebut, dr. Romy Hari Pujianto, Sp.B secara resmi mengakhiri masa jabatannya setelah memimpin RSMKL selama periode sebelumnya. Kepemimpinan kini dilanjutkan oleh dr Susi Budhi Lestari yang dipercaya membawa rumah sakit menuju arah yang lebih progresif hingga tahun 2030.
Dalam sambutannya, dr Susi Budhi Lestari menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan daya saing rumah sakit di tengah dinamika dunia kesehatan yang terus berkembang. Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan dan transformasi digital akan menjadi fokus utama dalam kepemimpinannya.
Menurutnya, rumah sakit tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis yang berkualitas, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pasien yang semakin kompleks. Oleh karena itu, penguatan sistem digitalisasi dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kami akan berupaya meningkatkan mutu layanan, memperkuat sistem digitalisasi, serta menghadirkan pelayanan yang tidak hanya menyembuhkan secara medis, tetapi juga memberikan nilai-nilai dakwah yang menenangkan bagi pasien,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Ir. Tamhid Masyudi, memberikan apresiasi atas dedikasi direktur sebelumnya yang telah berkontribusi dalam pengembangan rumah sakit. Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner dan berdaya saing dalam mengelola institusi layanan kesehatan.
Menurutnya, tantangan di sektor kesehatan saat ini menuntut pemimpin rumah sakit untuk mampu berinovasi sekaligus menjaga nilai-nilai keikhlasan dalam melayani masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru ini, RSM Kalikapas Lamongan diharapkan semakin adaptif terhadap perubahan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, rumah sakit juga diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai rujukan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkemajuan di Kabupaten Lamongan dan sekitarnya.
Transformasi yang diusung diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan layanan medis, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih humanis, profesional, dan berbasis nilai-nilai keislaman.(halim)


