KlikSiber.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, melakukan peninjauan langsung kesiapan layanan transportasi kereta api menjelang arus mudik Lebaran 2026 di Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode puncak perjalanan tahunan tersebut.
Dalam keterangannya, AHY menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjamin kesiapan seluruh moda transportasi, khususnya perkeretaapian yang menjadi salah satu pilihan utama masyarakat. Ia menyebutkan bahwa berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, termasuk mitigasi terhadap potensi gangguan operasional akibat cuaca ekstrem maupun risiko bencana di sejumlah jalur rawan.
“Kami ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana benar-benar siap, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar AHY di sela-sela peninjauan.
Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), jumlah perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran tahun ini mengalami peningkatan sekitar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Secara total, KAI menyiapkan sekitar 49.886 perjalanan kereta api, mencakup layanan jarak jauh maupun lokal.
Lonjakan permintaan juga tercermin dari proyeksi jumlah penumpang yang diperkirakan mencapai sekitar 5 juta orang sepanjang periode angkutan Lebaran. Khusus di Stasiun Pasar Senen, salah satu simpul transportasi utama di Jakarta, jumlah penumpang harian diprediksi menembus angka 24 ribu orang. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan hari biasa yang berkisar antara 12 hingga 15 ribu penumpang per hari.
Manajemen KAI memastikan berbagai aspek operasional telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan armada, peningkatan kapasitas layanan, hingga penguatan sistem keamanan dan keselamatan perjalanan. Selain itu, optimalisasi pelayanan di stasiun juga dilakukan guna mengantisipasi kepadatan penumpang, termasuk pengaturan alur keberangkatan dan kedatangan.
Peninjauan ini turut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono serta jajaran pimpinan KAI dan pejabat operasional lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi antara pemerintah dan operator transportasi dalam menghadapi momentum mudik Lebaran yang selalu menjadi perhatian nasional.
AHY menambahkan, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara intensif hingga masa arus balik usai. Ia juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan mengikuti arahan petugas guna menjaga ketertiban serta keselamatan bersama.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pemerintah optimistis layanan transportasi kereta api pada Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang meningkat secara signifikan.


