KlikSiber.com – Pemerintah Kabupaten Magetan memprediksi lonjakan signifikan jumlah wisatawan selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat memperkirakan total kunjungan dapat menembus angka lebih dari 200 ribu wisatawan, melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 198 ribu pengunjung.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Magetan menyebutkan bahwa tren peningkatan kunjungan wisata setiap tahun terus menunjukkan grafik positif, terutama saat momentum libur panjang. Puncak kunjungan diperkirakan akan terjadi pada periode H+1 hingga H+4 Lebaran, ketika arus mudik mulai berkurang dan masyarakat memanfaatkan waktu untuk berwisata bersama keluarga.

Sejumlah destinasi unggulan diprediksi kembali menjadi tujuan utama wisatawan, di antaranya Telaga Sarangan yang selama ini menjadi ikon pariwisata Magetan. Selain itu, destinasi lain seperti Mojosemi Forest Park, Kebun Refugia Magetan, serta Genilangit juga diperkirakan akan dipadati pengunjung.

Mengantisipasi potensi kepadatan, khususnya di kawasan Sarangan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah penerapan rekayasa lalu lintas di jalur menuju Telaga Sarangan. Skema ini mencakup penyediaan shuttle car gratis dari kantong-kantong parkir yang telah disiapkan di luar kawasan inti wisata.

Selain itu, pembatasan kendaraan pribadi juga akan diberlakukan untuk mengurangi kemacetan di area utama. Jika kapasitas parkir telah penuh, petugas akan menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas dengan durasi maksimal 30 menit guna menjaga kelancaran dan keamanan pengunjung.

Pemerintah juga akan mengarahkan wisatawan ke destinasi alternatif guna mengurai penumpukan di titik-titik favorit. Langkah ini diharapkan dapat mendistribusikan arus kunjungan secara lebih merata sekaligus memperkenalkan potensi wisata lain di Magetan yang tidak kalah menarik.

Dari sisi keamanan, pengawasan akan diperketat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan pelayanan kepada wisatawan berjalan optimal.

Pemerintah Kabupaten Magetan juga mengimbau para wisatawan untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban dan kebersihan selama berkunjung. Dengan sinergi antara pemerintah, petugas, dan masyarakat, lonjakan wisatawan diharapkan dapat dikelola dengan baik tanpa mengurangi kenyamanan.

Momentum libur panjang ini dinilai menjadi peluang besar untuk mendorong sektor pariwisata daerah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Magetan optimistis dapat menyambut lonjakan wisatawan dengan aman dan tertib.