KlikSiber.com – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Banyumas dan para pengguna transportasi kereta api. Akses menuju dan dari Stasiun Purwokerto kini semakin mudah dengan hadirnya layanan Bus Trans Banyumas yang resmi masuk langsung ke area Pintu Barat stasiun tersebut sejak Rabu (18/3/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan integrasi antarmoda transportasi sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang kereta api, khususnya saat melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di Banyumas.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan bahwa integrasi ini merupakan jawaban atas kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang menginginkan akses transportasi yang lebih praktis dan efisien.

“PT KAI telah meningkatkan fasilitas di Pintu Barat dengan standar yang sangat baik, termasuk lorong berpendingin udara. Dengan demikian, masyarakat yang baru turun dari kereta dapat langsung melanjutkan perjalanan tanpa harus berjalan jauh,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Selain meningkatkan kenyamanan penumpang, pengalihan akses Trans Banyumas ke Pintu Barat juga bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di area Pintu Timur stasiun yang selama ini kerap mengalami kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk dan musim mudik.

Layanan ini diprediksi akan semakin efektif karena armada Trans Banyumas dijadwalkan melintas setiap 15 menit. Dengan frekuensi tersebut, masyarakat memiliki fleksibilitas waktu yang lebih baik dalam merencanakan perjalanan.

Direktur PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, menjelaskan bahwa terdapat tiga koridor utama yang kini terhubung langsung dengan Pintu Barat Stasiun Purwokerto. Koridor tersebut meliputi rute Ajibarang–Purwokerto (Koridor 1), Koridor 3A yang melewati Terminal Bulupitu dan pusat kota, serta Koridor 3B yang melayani jalur Kota–UMP–Tambaksogra–Unwiku.

“Ketiga koridor ini sudah terintegrasi dengan jaringan lainnya, sehingga masyarakat dari berbagai wilayah dapat mengakses stasiun dengan lebih mudah dan cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan fasilitas pendukung, termasuk pengembangan area parkir di sisi barat stasiun guna menunjang kelancaran akses penumpang.

Integrasi ini menjadi semakin penting mengingat tingginya mobilitas penumpang di Stasiun Purwokerto, terutama saat musim mudik Lebaran. Bahkan, kota ini disebut sebagai salah satu tujuan mudik terbesar di Indonesia.

Dengan adanya integrasi antara transportasi kereta api dan bus Trans Banyumas, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk beralih ke transportasi umum yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sistem transportasi terpadu yang modern dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi.