KlikSibercom, LAMONGAN – Ada pemandangan berbeda di tengah gemerlap Lamongan Night Carnaval 2026, Sabtu malam (12/9/2026). Di antara parade dan kemeriahan karnaval, sosok “Peri Gigi” hadir menyapa masyarakat, khususnya anak-anak, sembari membawa pesan penting tentang kesehatan gigi dan mulut.

Karakter tersebut dihadirkan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Lamongan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2026.
Dengan kostum yang menarik dan pendekatan ramah anak, Peri Gigi menjadi salah satu daya tarik tersendiri selama berlangsungnya karnaval. Anak-anak terlihat antusias berinteraksi sekaligus menerima edukasi sederhana mengenai pentingnya merawat gigi sejak dini.
Tak sebatas memberikan edukasi, PDGI Lamongan juga membagikan paket sikat dan pasta gigi kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak warga menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua PDGI Cabang Lamongan, drg. Indah Mardiyah Hayati, M.H., mengatakan momentum Lamongan Night Carnaval dipilih sebagai salah satu ruang untuk membawa edukasi kesehatan lebih dekat kepada masyarakat.
Menurutnya, penyampaian pesan kesehatan tidak selalu harus dilakukan dalam forum formal. Kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat justru dapat menjadi sarana edukasi yang efektif apabila dikemas secara kreatif dan mudah diterima.
“Melalui kehadiran Peri Gigi, kami ingin mengajak masyarakat, terutama anak-anak dan para orang tua, untuk semakin peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut. Menjaga kesehatan gigi harus dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah dan dilakukan secara konsisten sejak dini,” ujar Indah kepada BeritaSiber.com.
Salah satu kebiasaan yang terus didorong adalah menyikat gigi secara benar sedikitnya dua kali sehari, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur.
Selain menjaga kebersihan gigi secara mandiri, masyarakat juga diingatkan agar tidak menunggu munculnya rasa sakit untuk datang ke dokter gigi.
“Pemeriksaan gigi sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika sudah muncul rasa sakit. Upaya pencegahan dan pemeriksaan rutin sangat penting agar masalah pada gigi dan mulut dapat diketahui serta ditangani sejak awal,” jelasnya.
Bangun Pengalaman Positif Anak
Pemilihan karakter Peri Gigi juga menjadi bagian dari pendekatan PDGI Lamongan untuk membangun pengalaman positif anak terhadap kesehatan gigi.
Melalui sosok yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak, pemeriksaan gigi diharapkan tidak lagi identik dengan rasa takut. Anak-anak dapat mulai diperkenalkan dengan pentingnya merawat gigi serta berkunjung ke dokter gigi sejak usia dini.
Edukasi tersebut dinilai penting mengingat gangguan pada gigi dan mulut dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Gigi berlubang, radang gusi, karang gigi maupun infeksi rongga mulut dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan.
Pada anak, gangguan kesehatan gigi bahkan dapat berdampak pada aktivitas belajar, waktu tidur dan pola makan. Jika berlangsung berkepanjangan, kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas serta tumbuh kembang anak.
Karena itu, peringatan HKGN yang jatuh setiap 12 September diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk membangun kebiasaan merawat gigi di lingkungan keluarga.
Kampanye Kesehatan di Tengah Karnaval
Keterlibatan PDGI Lamongan dalam Lamongan Night Carnaval 2026 juga memperlihatkan bahwa kampanye kesehatan dapat berjalan berdampingan dengan kegiatan seni, budaya dan hiburan.
Di tengah keramaian karnaval, edukasi dikemas secara sederhana sehingga masyarakat dapat memperoleh pesan kesehatan tanpa harus mengikuti kegiatan formal.
Pendekatan tersebut sekaligus diharapkan membuat pesan tentang kesehatan gigi dan mulut lebih mudah melekat, khususnya bagi anak-anak dan orang tua.
PDGI Lamongan berharap semangat HKGN 2026 terus diterapkan setelah rangkaian kegiatan berakhir. Kebiasaan menyikat gigi dengan benar, menjaga kebersihan rongga mulut serta melakukan pemeriksaan secara rutin diharapkan menjadi bagian dari pola hidup masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mari bersama-sama mewujudkan masyarakat Lamongan yang sehat dengan senyum yang kuat dan terawat,” pungkas drg. Indah.


