KlikSiber.com, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali berhasil mengidentifikasi 12 jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Hasil identifikasi terbaru tersebut diumumkan dalam perkembangan penanganan korban ke-9 di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Jumat (2/10/2026) siang.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan, dengan tambahan 12 korban tersebut, sebanyak 63 dari total 80 jenazah yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin telah berhasil diidentifikasi.
“Hari ini kami mengumumkan 12 jenazah baru yang berhasil diidentifikasi, terdiri dari 11 laki-laki dan satu perempuan. Sementara 17 jenazah sisanya masih dalam proses identifikasi,” jelasnya.
Adapun 12 korban yang berhasil diidentifikasi yakni Yudis Tri Kurniawan (20), warga Sidoarjo; Tigi Dadang Prayugi (33), warga Surabaya; Jarot Setiawan (50), warga Blitar; Sulisman (39), warga Malang; dan Kumaedi (45), warga Kudus.
Kemudian Aji Albani (26), warga Pesawaran; M. Syahril (44), warga Barito Kuala; Imam Buhari (28), warga Banjarmasin; Zaenal Walad Husen (44), warga Karawang; Iyus (50), warga Garut; M. Taufiq (41), warga Malang; serta Marsiti (49), warga Banjarnegara.
Sementara itu, Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti mengatakan proses identifikasi korban menghadapi tantangan seiring kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan.
Tim DVI pun mengoptimalkan sejumlah metode untuk memastikan identitas korban, terutama melalui pencocokan DNA, rekam medis gigi serta properti pribadi.
Menurutnya, proses identifikasi masih terus dilakukan terhadap 17 jenazah lainnya yang telah berada di RS Bhayangkara Banjarmasin.
Di sisi lain, operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban KM Virgo Transport 8 telah memasuki hari ke-20. Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran dan memperluas area pencarian hingga pesisir Kalimantan Tengah dan Sukamara.
Berdasarkan data sementara, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang. Sebanyak 108 orang dilaporkan selamat, 80 meninggal dunia, sedangkan 55 lainnya masih dalam pencarian.
Dalam perkembangan operasi pencarian, enam paket jenazah juga kembali dikirim menuju Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.
Operasi SAR masih dilanjutkan untuk mencari puluhan korban yang belum ditemukan, sementara Tim DVI terus bekerja mengungkap identitas jenazah yang telah dievakuasi.


