KlikSiber.com – Dalam upaya mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan taat hukum, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pucuk, Polres Lamongan, menyambangi SMP Roudlotus Sholihin yang terletak di Desa Kedali, Kecamatan Pucuk, pada Selasa (14/7/2026).
Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Aipda Suwito dan Aipda Agus Wijaya. Keduanya memberikan edukasi mendalam mengenai dua isu krusial yang saat ini sangat relevan bagi dunia pendidikan, yakni etika dalam bermedia sosial dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
Di hadapan para siswa, Aipda Suwito menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menggunakan gawai dan platform digital. Ia menyoroti bahwa media sosial, meskipun memberikan akses informasi yang luas, juga menyimpan risiko jika tidak digunakan dengan etika yang baik.
“Bijak dalam bermedia sosial adalah keharusan. Jangan sampai jempol kita menjadi sumber masalah, baik itu karena penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun tindakan perundungan siber (cyberbullying),” ujar Aipda Suwito.
Selain etika, para siswa juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap orang baru yang dikenal melalui dunia maya. Petugas kepolisian menyoroti modus operandi kejahatan digital yang sering kali mengincar pelajar, seperti penipuan atau penculikan melalui perkenalan daring.
Siswa diminta untuk tidak mudah membagikan data pribadi atau lokasi secara sembarangan di internet.
Bahaya Narkoba Bagi Masa Depan
Sesi kedua penyuluhan difokuskan pada bahaya laten narkoba.
Aipda Agus Wijaya memaparkan secara komprehensif mengenai dampak negatif narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang lainnya bagi kesehatan fisik maupun mental siswa.
“Narkoba bukan hanya merusak masa depan, tetapi juga menghancurkan mimpi dan cita-cita kalian. Kami berharap siswa-siswi SMP Roudlotus Sholihin mampu menjadi benteng bagi diri sendiri dan lingkungan sekolah agar terbebas dari jeratan barang haram tersebut,” tegas Aipda Agus.
Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan, ditandai dengan interaksi aktif selama sesi tanya jawab berlangsung. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoretis, namun juga menyentuh aspek pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan, guna menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membina generasi penerus bangsa. Pihak Polsek Pucuk berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan pihak sekolah dalam memberikan pembinaan berkala.
Melalui program MPLS ini, Polsek Pucuk berharap para pelajar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat. Dengan pemahaman yang tepat mengenai etika digital dan bahaya narkoba, diharapkan generasi muda di Kecamatan Pucuk mampu memfilter pengaruh negatif lingkungan dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif dan produktif.
Kegiatan berakhir dengan suasana penuh keakraban, memberikan bekal berharga bagi para siswa untuk memulai tahun ajaran baru dengan kesiapan mental yang lebih matang dalam menghadapi tantangan zaman.


