KlikSiber.com — Upaya pemulihan aliran listrik di Provinsi Aceh pascabencana banjir kembali menghadapi tantangan berat. Seorang petugas PLN dilaporkan mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pemasangan tower listrik darurat di Kabupaten Bireuen, pada Kamis (4/12/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pembangunan tower tersebut dilakukan untuk menggantikan tower utama yang roboh akibat diterjang derasnya arus banjir beberapa hari sebelumnya.

Insiden terjadi ketika tim teknis PLN mempercepat perbaikan jaringan agar pasokan listrik dapat segera kembali menyala di wilayah terdampak. Saat tengah bekerja di lokasi pemasangan tower darurat, salah satu petugas mengalami cedera sehingga membutuhkan pertolongan medis secara cepat.

Mendapat laporan mengenai kecelakaan tersebut, Tim Kesehatan Kodam Iskandar Muda (IM) yang berada dalam status siaga bencana langsung menuju lokasi kejadian. Dengan perlengkapan kesehatan lengkap, personel TNI segera memberikan pertolongan pertama di lapangan dan mengevakuasi korban dari area kerja yang memiliki risiko tinggi akibat kondisi medan dan cuaca yang belum sepenuhnya pulih.

Setelah dievakuasi dari lokasi pemasangan tower, korban menjalani perawatan lanjutan sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih intensif. Aksi cepat dan tepat personel TNI mendapat apresiasi dari masyarakat setempat dan pihak PLN, mengingat proses evakuasi berlangsung dalam situasi yang masih dipengaruhi banjir.

Sebagaimana diketahui, robohnya tower listrik akibat banjir di Kabupaten Bireuen sebelumnya telah menyebabkan terganggunya pasokan listrik di beberapa wilayah Aceh. Untuk mempercepat normalisasi jaringan, PLN mengintensifkan pembangunan tower pengganti dengan dukungan berbagai pihak, termasuk kolaborasi personel TNI.

Dukungan TNI tidak hanya terbatas pada pengamanan lokasi, tetapi juga meliputi bantuan kesehatan dan kesiapan personel untuk terlibat langsung dalam proses penanggulangan bencana.

Kodam Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk terus membantu proses pemulihan di wilayah terdampak. Bantuan akan diberikan selama masa tanggap darurat masih berlangsung dan hingga layanan masyarakat kembali normal.