KlikSiber.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026).
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan program penyediaan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra berjalan cepat, tepat, dan sesuai standar kelayakan.
Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo mengecek secara langsung kualitas bangunan serta kesiapan fasilitas yang disediakan. Hunian sementara tersebut dibangun dengan ukuran 4,5 x 4,5 meter dan dirancang untuk memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi para penghuninya. Setiap unit telah dilengkapi fasilitas penunjang kebutuhan dasar, termasuk tempat tidur, sambungan listrik, dan akses jaringan internet, guna mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.
Tidak hanya hunian individual, kawasan Danantara juga dilengkapi berbagai fasilitas bersama yang mendukung kehidupan sosial warga. Pemerintah menyediakan dapur komunal, taman bermain anak, serta musala sebagai sarana interaksi sosial dan pemenuhan kebutuhan spiritual masyarakat. Fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan hunian sementara yang layak, sehat, dan berorientasi pada nilai kebersamaan.
Pembangunan hunian Danantara dikoordinasikan oleh Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara) sebagai bagian dari langkah cepat pemerintah dalam penanganan pascabencana. Pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 15.000 unit rumah hunian sementara yang tersebar di beberapa provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan estimasi waktu penyelesaian selama tiga bulan.
Dalam rapat terbatas yang digelar di sela-sela kunjungan, Presiden Prabowo memberikan arahan agar seluruh proses pembangunan dilakukan secara efektif dan efisien. Ia menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan serta koordinasi yang solid antara BPI Danantara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pemerintah daerah agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Presiden juga menekankan bahwa kecepatan penanganan pascabencana harus dibarengi dengan ketepatan perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, setiap kebijakan dan langkah yang diambil harus berorientasi pada kepentingan masyarakat terdampak.
Dengan percepatan pembangunan hunian Danantara ini, pemerintah berharap warga yang terdampak bencana dapat segera menempati tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan nyaman, sembari menunggu proses rehabilitasi dan pembangunan hunian permanen di wilayah masing-masing.


