KlikSiber.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya secara aktif mendorong penumpang untuk mengadopsi kebiasaan perjalanan yang lebih berkelanjutan dan aman. Melalui kampanye “Jangan Lupa Bawa Tumbler” dan penekanan pada kewaspadaan barang bawaan, KAI berupaya menciptakan pengalaman naik kereta yang tidak hanya nyaman, tetapi juga bertanggung jawab.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Inisiatif ini sangat relevan mengingat meningkatnya kepedulian publik terhadap pengurangan sampah plastik dan pentingnya disiplin pribadi selama bepergian.

Isi Ulang Gratis! Daftar Stasiun KAI Daop 8 dengan Water Station

Untuk mendukung gerakan membawa tumbler, KAI Daop 8 Surabaya telah menyediakan fasilitas Water Station (Stasiun Air Minum) di sejumlah stasiun keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh. Penumpang kini dapat mengisi ulang air minum secara gratis dan mandiri sebelum memulai perjalanan, menjadikannya lebih hemat dan praktis.

Saat ini, fasilitas tersebut sudah tersedia di lima stasiun utama Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, Stasiun Malang, Stasiun Lamongan, Stasiun Sidoarjo.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengajak pelanggan membawa tumbler karena Water Station telah tersedia di stasiun-stasiun keberangkatan. Langkah kecil ini memberi dampak besar dalam mengurangi sampah plastik.

“Langkah ini diharapkan mampu menekan volume limbah botol plastik sekali pakai yang menjadi isu lingkungan serius di area stasiun dan kereta,” ucapnya.

Waspada Barang Bawaan: Tumbler Paling Sering Hilang!

Selain isu lingkungan, keamanan barang bawaan penumpang menjadi fokus utama KAI Daop 8. Sesuai aturan, segala bentuk kehilangan barang adalah tanggung jawab penuh penumpang dan tidak dapat diklaim ganti rugi kepada pihak KAI.

Fakta menariknya, selama periode Januari hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 197 tumbler masuk dalam layanan Lost and Found Daop 8. Sayangnya, baru 24 yang diklaim kembali oleh pemiliknya.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peningkatan kewaspadaan sebelum meninggalkan kereta atau area stasiun.

Mekanisme Pelaporan Barang Tertinggal (Lost and Found)

Jika Anda kehilangan barang, KAI menyediakan layanan Lost and Found di setiap stasiun dengan mekanisme sederhana Penumpang segera melapor kepada petugas stasiun terdekat, Petugas akan memeriksa daftar barang temuan yang ada di layanan Lost and Found, Pemilik dapat mengambil barang setelah mencocokkan identitas dan bukti kepemilikan.

Barang temuan yang tidak diambil di stasiun penemuan akan dipusatkan di Pos Pengamanan Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang.

“Kami juga mengimbau agar pelanggan selalu menjaga barang bawaannya, dan apabila ada barang yang tertinggal, segera melapor karena KAI memiliki layanan Lost and Found,” tambah Luqman.

KAI Daop 8 berharap seluruh pelanggan dapat berperan aktif menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan peduli lingkungan dengan membawa tumbler dan selalu waspada terhadap barang bawaan pribadi.