KlikSiber.com, SURABAYA – Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Walisongo Lamongan terus memperkuat perannya dalam mendekatkan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Universitas Terbuka (UT) Surabaya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penandatanganan perpanjangan kerja sama dilaksanakan di Kantor UT Surabaya, Jalan Dr. Ir. H. Soekarno No. 559/567 (MERR), Rungkut, Surabaya, Rabu (9/9/2026). Kegiatan dipimpin langsung Direktur UT Surabaya, Prof. Dr. Suparti, M.Pd.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan pendidikan Universitas Terbuka bagi masyarakat, khususnya mahasiswa yang membutuhkan sistem pembelajaran fleksibel karena terkendala jarak, waktu maupun kesibukan pekerjaan.

SALUT Walisongo selama ini menjadi salah satu mitra layanan UT yang membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai perkuliahan, pendaftaran dan administrasi, sekaligus memberikan pendampingan kepada mahasiswa selama menjalani pendidikan.

Direktur UT Surabaya, Prof. Dr. Suparti, M.Pd., mengatakan keberadaan SALUT memiliki posisi penting dalam mendekatkan Universitas Terbuka kepada masyarakat di berbagai daerah.

Menurutnya, kemitraan yang terbangun bukan sekadar berkaitan dengan pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat mendapatkan pendidikan tinggi.

“Kami berharap SALUT dapat menjadi jembatan yang mendekatkan layanan UT kepada masyarakat. Dengan adanya dukungan dari para mitra, layanan informasi, administrasi, serta pendampingan belajar bagi mahasiswa dapat berjalan lebih optimal,” kata Suparti.

Ia berharap SALUT Walisongo Lamongan dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa.

“Semoga SALUT Walisongo semakin maju dan semakin melesat ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SALUT Walisongo Lamongan, Alkhayawan Nurhuda, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan perpanjangan kerja sama menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan kepada mahasiswa sekaligus memperluas jangkauan informasi pendidikan tinggi kepada masyarakat.

Menurut Alkhayawan, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan Universitas Terbuka memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tetap menempuh pendidikan tinggi di tengah kesibukan maupun keterbatasan jarak.

“Melalui kerja sama ini, semoga SALUT Walisongo Lamongan dapat turut berperan aktif dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan tinggi serta membantu masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terkendala oleh jarak, waktu, maupun pekerjaan,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Alkhayawan, jumlah mahasiswa yang mendapatkan layanan melalui SALUT Walisongo telah mencapai lebih dari 100 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Lamongan, tetapi juga sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Jawa Timur.

Mahasiswa tersebut antara lain berasal dari Jombang, Bojonegoro, Pasuruan, Gresik, Mojokerto hingga Surabaya. Sebaran mahasiswa di sejumlah daerah dimungkinkan karena sistem perkuliahan Universitas Terbuka yang menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Fleksibilitas tersebut, menurut Alkhayawan, menjadi salah satu alasan masyarakat memilih Universitas Terbuka. Sistem pembelajaran memungkinkan mahasiswa mengatur proses belajar dengan aktivitas pekerjaan maupun kegiatan lainnya.

“Beberapa mahasiswa memilih berkuliah di UT SALUT Walisongo karena UT merupakan universitas negeri berbasis online dan kemudahan yang didapatkan seperti waktu kuliah yang fleksibel, bahkan bisa dilakukan oleh profesional sesuai bidang pekerjaannya,” jelasnya.

Selain sistem perkuliahan yang fleksibel, Universitas Terbuka juga memiliki skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Skema tersebut memungkinkan capaian pembelajaran maupun pengalaman sebelumnya mendapatkan pengakuan sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Alkhayawan menyebut, pada skema tertentu mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan waktu yang lebih singkat.

“Ada kuliah singkat dengan waktu pembelajaran 1,5 tahun dengan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” katanya.

Pelayanan SALUT Walisongo juga mendapatkan apresiasi dari alumni. Fatmawati, salah seorang alumni, mengaku mendapatkan pendampingan yang responsif selama menjalani pendidikan hingga berhasil menyelesaikan jenjang sarjana.

Menurutnya, pendampingan yang diberikan pengelola SALUT turut membantu mahasiswa dalam menjalani berbagai proses selama menempuh pendidikan di Universitas Terbuka.

“Alhamdulillah, UT SALUT Walisongo ini dukungan, bimbingan dan pelayanannya responsif. Bahkan ketika wisuda saya juga diantar langsung oleh pengurusnya,” ungkap Fatmawati.

Dengan diperpanjangnya kerja sama tersebut, UT Surabaya dan SALUT Walisongo Lamongan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjangkau lebih banyak calon mahasiswa. Terutama masyarakat yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan namun tetap harus menjalankan pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan pendidikan tinggi kepada masyarakat dengan memanfaatkan sistem pembelajaran jarak jauh sehingga lokasi geografis tidak menjadi hambatan utama untuk melanjutkan studi.

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkait pendaftaran dan layanan pendidikan melalui SALUT Walisongo dapat menghubungi 0896-0440-2405. Informasi juga dapat diperoleh dengan datang langsung ke Kantor SALUT Walisongo Lamongan di Jalan Raya Sugio–Lamongan, RT 002/RW 001, Desa Sugio, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.