KlikSiber.com – Lamongan Economic Day 2025 kembali menegaskan perannya sebagai agenda strategis pembangunan daerah melalui penyelenggaraan Job Fair yang digelar pada Selasa, 23 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan penyerapan tenaga kerja sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan institusi pendidikan di Kabupaten Lamongan.
Job Fair yang menjadi bagian integral dari Lamongan Economic Day tersebut menghadirkan puluhan perusahaan dari berbagai sektor usaha. Ratusan pencari kerja tampak memadati lokasi sejak pagi hari, menunjukkan tingginya kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap akses kerja yang lebih luas dan berkualitas. Beragam peluang kerja ditawarkan, mulai dari sektor industri, perdagangan, jasa, hingga UMKM dan ekonomi kreatif, yang mencerminkan dinamika ekonomi Lamongan yang terus berkembang.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi lintas sektor yang solid, melibatkan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Lamongan, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Dinas Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Perindustrian, sejumlah perusahaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA), serta Radio Prameswara sebagai mitra publikasi. Sinergi tersebut memperlihatkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah peran strategis FEB UNISLA. Fakultas ini tampil aktif dalam mendukung konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Kehadiran FEB UNISLA tidak hanya sebatas partisipasi formal, tetapi juga sebagai mitra pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui berbagai informasi yang disampaikan, FEB UNISLA menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki daya saing tinggi.
FEB UNISLA juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan program pendidikan, penguatan kewirausahaan, serta pendampingan karier bagi mahasiswa dan alumni. Langkah tersebut sejalan dengan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, di mana pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat diarahkan untuk menjawab tantangan ekonomi dan ketenagakerjaan daerah.
Dari sisi pemerintah, Dinas Tenaga Kerja menegaskan bahwa Job Fair ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah dalam menekan angka pengangguran terbuka di Lamongan. Dengan mempertemukan pencari kerja dan perusahaan secara langsung, proses rekrutmen diharapkan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, dinas teknis lainnya melihat Lamongan Economic Day sebagai ruang promosi potensi industri dan UMKM lokal agar semakin terhubung dengan pasar tenaga kerja dan institusi pendidikan.
Tak hanya rekrutmen, kegiatan ini juga menghadirkan nilai edukatif bagi peserta. Informasi mengenai tren kebutuhan tenaga kerja, kompetensi masa depan, serta tantangan dunia kerja di era digital menjadi bagian dari diskursus yang mengemuka. Hal ini menegaskan bahwa pembangunan ketenagakerjaan tidak hanya soal ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga kesiapan sumber daya manusianya.
Melalui Lamongan Economic Day 2025, Kabupaten Lamongan menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekonomi daerah berbasis kolaborasi. Keterlibatan aktif FEB UNISLA bersama dunia usaha dan pemerintah daerah menjadi bukti bahwa sinergi pentahelix mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dan ketenagakerjaan yang lebih progresif dan berkelanjutan.


