KlikSiber.com – Menjelang memasuki penghujung tahun, perhatian publik kembali tertuju pada peringatan Hari Guru Nasional 2025. Setiap tahun, tanggal penting ini menjadi momen khusus untuk mengapresiasi dedikasi para pendidik yang berperan besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Tanggal Peringatan Hari Guru 2025
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November. Pada tahun 2025, tanggal tersebut jatuh pada hari Selasa, bertepatan dengan 4 Jumadil Akhir 1447 Hijriah, dan 4 Jumadilakir 1959 Dal dalam penanggalan Jawa.
Walau termasuk hari besar nasional, pemerintah menegaskan bahwa Hari Guru Nasional bukan merupakan hari libur, sehingga kegiatan pembelajaran di sekolah tetap berjalan. Meski demikian, banyak satuan pendidikan yang mengisi momen ini dengan upacara, pemberian penghargaan, serta beragam kegiatan apresiasi untuk guru.
Dua Tema Resmi Hari Guru Nasional 2025
Tahun ini, peringatan Hari Guru Nasional memiliki dua tema yang dikeluarkan oleh dua instansi berbeda, dengan penekanan yang saling melengkapi.
1. Tema Kemendikdasmen: “Guru Hebat, Indonesia Kuat”
Tema ini menekankan peran krusial tenaga pendidik sebagai fondasi kecerdasan, karakter, dan daya saing generasi muda Indonesia.
2. Tema Kementerian Agama: “Merawat Semesta dengan Cinta”
Tema bernuansa spiritual ini menegaskan kontribusi guru sebagai teladan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian lingkungan.
Perbedaan dengan Hari Guru Sedunia
Masyarakat kerap mengira Hari Guru Nasional sama dengan World Teachers’ Day, padahal keduanya berbeda. Hari Guru Sedunia diperingati tiap 5 Oktober dan digagas UNESCO, ILO, UNICEF, serta Education International sejak tahun 1994. Peringatan tersebut merujuk pada lahirnya Rekomendasi ILO/UNESCO 1966 yang mengatur standar global profesi guru.
Akar Sejarah Hari Guru Nasional
Peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia tidak lepas dari berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945. Organisasi ini dibentuk dari penyatuan berbagai kelompok guru yang pada masa kolonial bergerak memperjuangkan kesetaraan pendidikan.
PGRI menjadi wadah perjuangan guru dalam menentang diskriminasi, memperjuangkan mutu pendidikan, serta memperkuat peran pendidik dalam pembangunan bangsa. Semangat ini kemudian diteguhkan melalui Keppres No. 78/1994 yang menetapkan 25 November sebagai Hari Guru Nasional.


