KlikSiber.com, BOGOR – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,5 terjadi di wilayah Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/10/2026) pagi. Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tercatat pada pukul 10.21.55 WIB dengan pusat gempa berada di darat, sekitar 21 kilometer barat daya Kota Bogor.
BMKG melaporkan, gempa tersebut memiliki kedalaman 9 kilometer. Episenter atau titik pusat gempa berada pada koordinat 6,69 derajat Lintang Selatan dan 106,63 derajat Bujur Timur.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Kabandungan, dengan skala intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI).
Informasi tersebut tercantum dalam laman resmi BMKG mengenai gempa bumi yang dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia. Data yang ditampilkan BMKG diperbarui pada pukul 10.26.55 WIB. (“Sumber: BMKG” (https://warning.bmkg.go.id/))
Pusat Gempa Berada di Darat
Berdasarkan data BMKG, gempa yang terjadi pada Jumat pagi tersebut berpusat di darat, sekitar 21 kilometer barat daya Kota Bogor. Kedalaman pusat gempa tercatat 9 kilometer di bawah permukaan bumi.
Kedalaman tersebut menunjukkan bahwa gempa tergolong dangkal. Namun, penyebab atau mekanisme sumber gempa belum dapat dipastikan hanya berdasarkan informasi parameter tersebut.
Magnitudo 2,5 tergolong relatif kecil. Meski demikian, dampak getaran yang dirasakan masyarakat dapat berbeda-beda, bergantung pada kondisi geologi setempat, jarak dari pusat gempa, serta karakteristik bangunan.
Getaran Dirasakan di Kabandungan
BMKG mencatat wilayah Kabandungan merasakan getaran dengan intensitas II MMI.
Pada skala II MMI, getaran gempa umumnya dirasakan oleh sebagian orang dalam keadaan diam, terutama di dalam rumah atau bangunan. Getaran juga dapat dirasakan oleh sebagian orang yang sedang beristirahat.
Hingga informasi yang dirujuk dalam laporan ini, belum tersedia keterangan terverifikasi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Karena itu, kondisi dampak di lapangan masih perlu merujuk pada pembaruan dari instansi berwenang.
BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada
BMKG mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG dan pemerintah daerah.
Apabila merasakan getaran kembali, masyarakat disarankan menjauhi benda-benda yang berpotensi jatuh dan berlindung di tempat aman. Setelah guncangan berhenti, periksa kondisi bangunan sebelum kembali memasuki ruangan apabila terdapat indikasi kerusakan.
Informasi mengenai perkembangan aktivitas gempa, wilayah yang merasakan getaran, dan potensi dampaknya dapat dipantau melalui laman resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-dirasakan.
Masyarakat diharapkan tetap waspada tanpa perlu panik serta mengutamakan informasi dari sumber resmi untuk mengantisipasi perkembangan situasi.


