KlikSiber.com – Keterbatasan layanan angkutan umum di wilayah Ajibarang hingga Pekuncen mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas mengusulkan penambahan layanan bus sekolah.
Program ini dirancang sebagai solusi transportasi bagi pelajar yang selama ini kesulitan menjangkau sekolah akibat minimnya sarana angkutan umum, terutama di sejumlah desa dan jalur penghubung antarkecamatan.
Kepala Seksi Angkutan Dishub Banyumas, Muhammad Eka, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan observasi awal untuk memetakan rute potensial bus sekolah. Fokus pengamatan dilakukan pada jalur Pekuncen–Jatilawang–Ajibarang–Kracak yang dinilai memiliki kebutuhan tinggi terhadap layanan transportasi pelajar.
“Observasi ini penting untuk memastikan rute yang dilalui aman dan layak. Salah satu syarat utama adalah lebar jalan minimal lima meter agar bus sekolah bisa berpapasan dengan kendaraan lain,” ujar Eka, Minggu (1/3/2026).
Menurutnya, penentuan rute tidak hanya mempertimbangkan jumlah pelajar, tetapi juga kondisi infrastruktur jalan, tingkat kerawanan lalu lintas, serta keselamatan pengguna. Hal ini menjadi bagian dari kajian teknis yang harus dipenuhi sebelum layanan bus sekolah benar-benar dioperasikan.
Dalam rencana pengembangan tersebut, Dishub Banyumas berencana memanfaatkan armada bus wisata milik pemerintah daerah. Saat ini, Pemkab Banyumas memiliki lima unit bus wisata yang dinilai berpotensi untuk dialihfungsikan sebagai bus sekolah, khususnya untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani.
“Jika hasil kajian memungkinkan, dua hingga tiga unit bus wisata dapat dialihfungsikan untuk mendukung layanan bus sekolah di luar wilayah Banyumas kota dan Somagede,” jelas Eka.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa alih fungsi armada tersebut tidak dapat dilakukan secara langsung. Diperlukan kajian mendalam terkait aspek teknis, operasional, hingga keselamatan, agar layanan bus sekolah dapat berjalan optimal dan sesuai standar.
Saat ini, layanan bus sekolah di Kabupaten Banyumas telah beroperasi di beberapa wilayah, seperti Banyumas, Somagede, dan Patikraja. Total armada yang digunakan terdiri dari tiga unit kendaraan Elf serta dua unit bus sekolah berukuran tiga per empat. Keberadaan layanan tersebut disambut baik oleh masyarakat dan dinilai sangat membantu pelajar dalam mengakses pendidikan.
“Respons masyarakat sangat positif. Bus sekolah yang sudah berjalan terbukti membantu pelajar sekaligus mendukung Program Pasti Sekolah di Banyumas,” pungkas Eka.
Melalui rencana penambahan layanan bus sekolah di jalur Ajibarang–Pekuncen, Dishub Banyumas berharap akses transportasi pelajar semakin merata, aman, dan terjangkau. Program ini juga diharapkan mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar serta mendukung keselamatan berlalu lintas di wilayah pedesaan.


