KlikSiber.com – Upaya penanganan persoalan sampah laut di Bali terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan Aksi Bersih Pantai Bali yang digelar di kawasan Pantai Kelan, Kedonganan, dan Jimbaran, Kabupaten Badung, Jumat (6/2/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) Republik Indonesia dan melibatkan berbagai unsur, termasuk jajaran TNI AD dari Kodam IX/Udayana.

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, didampingi Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana. Turut hadir Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, serta Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi bersama jajaran Forkopimda Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, Menteri Hanif menekankan bahwa persoalan sampah laut di Bali telah menjadi perhatian serius Presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terpadu, sistematis, dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen bangsa.

“Bali merupakan ikon pariwisata nasional sekaligus wajah Indonesia di mata dunia. Penanganan sampah laut bukan hanya soal kebersihan lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan citra bangsa dan keberlanjutan sektor pariwisata,” tegasnya.

Ia mengapresiasi keterlibatan aktif TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat yang selama ini berperan besar dalam menjaga kebersihan pantai. Menurutnya, gerakan bersih pantai harus menjadi budaya bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana menilai bahwa kebersihan lingkungan merupakan faktor kunci dalam menjaga kualitas destinasi wisata. Bali, sebagai tulang punggung pariwisata nasional, membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan agar tetap menjadi destinasi unggulan dunia.

“Kehidupan masyarakat Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan pariwisata Indonesia,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, ribuan personel dari unsur TNI, Polri, aparatur pemerintah, pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, serta masyarakat umum turut ambil bagian membersihkan kawasan pesisir. Berbagai peralatan pendukung dikerahkan, mulai dari kendaraan pembersih pantai, alat berat, hingga truk pengangkut sampah, guna mempercepat proses pembersihan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si. menegaskan bahwa keterlibatan Kodam IX/Udayana merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya di bidang pelestarian lingkungan dan penguatan sektor pariwisata.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak dalam upaya menjaga kebersihan pantai dan ekosistem laut Bali. Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan penanganan sampah yang efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui aksi kolaboratif ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat untuk menjaga kebersihan pantai dan kelestarian lingkungan. Bali diharapkan tetap terjaga keindahannya sebagai aset nasional sekaligus warisan berharga bagi generasi mendatang.