KlikSiber.com – Kabar bahagia menyelimuti para pencari nafkah roda tiga di Kabupaten Pacitan. Sebanyak 100 abang becak yang biasa beroperasi di wilayah perkotaan kini resmi memiliki armada baru berupa becak listrik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bantuan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto ini diserahkan untuk meringankan beban fisik para penarik becak, terutama mereka yang sudah memasuki usia senja.

Prosesi penyerahan unit bantuan tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN), Nanik S. Deyang, bertempat di Pendopo Kabupaten Pacitan pada Sabtu (07/02).

Prioritas bagi Lansia dan Misi Bebas Polusi

Dalam sambutannya, Nanik S. Deyang mengungkapkan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo yang menaruh perhatian besar pada kesejahteraan pekerja sektor informal. Pada tahap awal, bantuan difokuskan kepada para penarik becak lanjut usia (lansia) yang selama ini masih mengandalkan tenaga otot atau pedal manual.

“Keinginan Pak Presiden adalah membantu para lansia dulu. Namun, target ke depannya semua pebecak yang masih menggunakan pedal atau onthel akan diganti menggunakan becak listrik. Termasuk bentor (becak motor) juga akan diarahkan ke listrik agar tidak ada lagi polusi,” ujar Nanik.

Data menunjukkan bahwa di Pacitan saat ini masih terdapat sekitar 300 unit becak konvensional. Penyerahan 100 unit ini merupakan tahap pertama dari rangkaian program modernisasi transportasi tradisional di wilayah tersebut.

Spesifikasi Canggih: Hemat dan Bertenaga

Becak listrik yang dibagikan memiliki nilai investasi sekitar Rp23 juta per unit. Meski memiliki daya angkut yang besar, teknologi yang diusung sangat ramah bagi kantong operasional rakyat kecil.

Beberapa keunggulan teknis becak listrik ini antara lain:

  • Efisiensi Baterai: Sekali pengisian daya penuh (full charge), baterai mampu bertahan selama 5 hingga 6 jam pemakaian kontinu.
  • Hemat Listrik: Pengisian daya dapat dilakukan dengan mudah menggunakan instalasi listrik rumah tangga biasa.
  • Bebas Emisi: Mendukung program lingkungan dengan menghilangkan polusi udara dan suara di kawasan kota.

Respons Pemerintah Daerah

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden dan Yayasan GSN. Menurutnya, langkah ini adalah bentuk nyata dari kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat bawah.

“Ini bantuan yang betul-betul menyentuh langsung masyarakat. Kita tahu masih banyak abang-abang becak yang sudah berusia lanjut dan tetap harus mengayuh untuk menyambung hidup. Dengan bantuan ini, beban fisik mereka berkurang drastis,” tutur Bupati Indrata.

Ia juga berharap kuota bantuan dapat terus ditambah di masa mendatang, mengingat masih ada ratusan pengayuh becak lain di Pacitan yang menantikan sentuhan teknologi serupa.