KlikSiber.com – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Husein Sastranegara resmi mengawali operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 06. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai standar, Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsma TNI M.D. Irman Fathurrahman, S.E., M.M., melakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur layanan, Rabu (14/1/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah awal pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Dalam kegiatan itu, Danlanud didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 08/D.I Lanud Husein Sastranegara, Ny. Ayu Irman, serta Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud Husein Sastranegara, Letkol Pas Rudiyanto Dahlan, S.T., M.I.Pol., M.A.

Danlanud meninjau secara menyeluruh proses operasional SPPG 06, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan makanan, hingga mekanisme pendistribusian. Setiap tahapan mendapat perhatian khusus guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keamanan pangan dan prinsip higienitas.

Selain melakukan pengecekan langsung, Marsma TNI M.D. Irman Fathurrahman juga berdialog dengan Kepala SPPG 06 Lanud Husein Sastranegara. Dalam dialog tersebut, dibahas pemilihan bahan makanan, pengelolaan dapur, serta sistem pengawasan agar makanan yang dihasilkan memiliki kandungan gizi seimbang dan aman dikonsumsi.

Danlanud menegaskan bahwa kualitas makanan menjadi faktor utama dalam keberhasilan program MBG. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik tidak hanya ditentukan oleh nilai nutrisi, tetapi juga oleh kebersihan dan keamanan proses pengolahannya.

“Program MBG adalah wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas gizi. Karena itu, seluruh proses harus memenuhi standar sanitasi dan higienitas. Makanan yang disajikan harus bergizi, layak, dan aman bagi penerima manfaat,” tegas Danlanud.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar pelaksanaan program tetap konsisten dan tepat sasaran. Evaluasi rutin diperlukan untuk memastikan seluruh prosedur dijalankan dengan disiplin dan profesional.

Melalui operasional perdana SPPG 06 ini, Lanud Husein Sastranegara diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pelaksanaan dapur MBG yang tertib, aman, dan berkelanjutan. Program tersebut tidak hanya mendukung pemenuhan gizi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia.

Di akhir peninjauan, Danlanud menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan pihak terkait yang terlibat dalam operasional SPPG 06. Ia berharap sinergi dan komitmen yang telah terbangun dapat terus dijaga demi mendukung keberhasilan program MBG sebagai investasi jangka panjang bagi generasi masa depan.