KlikSiber.com – Kabar yang dinanti-nantikan oleh para korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Surabaya akhirnya tiba. Polrestabes Surabaya secara resmi membuka “Bazar Motor Curian” berskala besar di Lapangan B Mapolrestabes Surabaya, yang dimulai sejak Rabu (21/1/2026).
Sebanyak 1.050 unit sepeda motor berbagai tipe dan merk kini dipajang dengan rapi, menunggu untuk diklaim kembali oleh pemilik sahnya.
Angka ini merupakan lonjakan signifikan dari data awal yang hanya berkisar 810 unit, menunjukkan intensitas tinggi kepolisian dalam mengungkap kasus kriminalitas jalanan dalam beberapa pekan terakhir.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk akuntabilitas publik dan transparansi kepolisian dalam mengelola barang bukti. Ia secara tegas menyatakan bahwa proses pengambilan motor tidak dipungut biaya atau gratis.
“Kami sampaikan kepada warga, tidak ada biaya administrasi apa pun. Hati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas dan menjanjikan kemudahan dengan imbalan uang. Jika syarat lengkap, motor bisa langsung dibawa pulang,” ujar Kombes Pol Luthfie saat membuka acara.
Dari total seribu lebih kendaraan tersebut, Luthfie menambahkan bahwa 107 unit saat ini masih dalam tahap identifikasi intensif oleh tim Labfor guna memastikan kecocokan data fisik dengan laporan kehilangan yang masuk.
Agar proses verifikasi berjalan lancar dan tertib, Polrestabes Surabaya telah membagi area lapangan ke dalam sistem blokir. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak bingung saat mencari kendaraannya di tengah ribuan unit yang ada.
Bagi masyarakat yang hendak melakukan pengecekan, wajib membawa dokumen persyaratan sebagai berikut:
- BPKB Asli (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor).
- STNK Asli yang masih berlaku.
- Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dari kepolisian saat kejadian kehilangan, atau surat tilang jika motor diamankan saat razia.
- Setelah unit ditemukan di blok tertentu, pemilik akan diarahkan ke tenda verifikasi. Petugas akan melakukan pencocokan nomor rangka dan nomor mesin secara presisi agar tidak terjadi salah sasaran dalam pengembalian barang.
Tidak hanya mengembalikan barang, Polrestabes Surabaya juga peduli pada aspek pencegahan di masa depan. Sebagai bagian dari edukasi Kamtibmas, pihak kepolisian membagikan 30 unit alarm motor gratis yang langsung dipasangkan di tempat.
“Kami ingin masyarakat lebih sadar keamanan. Alarm motor sering kali lebih efektif karena sistemnya bekerja otomatis begitu mesin mati. Ini solusi praktis bagi warga yang mungkin sering lupa memasang kunci ganda manual,” jelas Luthfie.
Jadwal Operasional Bazar
Untuk memberikan pelayanan maksimal dan menghindari kerumunan, bazar ini dibuka dalam dua sesi operasional:
Sesi I: 21 – 23 Januari 2026 (Rabu sampai Jumat).
Sesi II: 26 – 30 Januari 2026 (Senin sampai Jumat).
Waktu Pelayanan: Pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Masyarakat Surabaya diimbau untuk segera memanfaatkan momentum satu minggu ini guna mendapatkan kembali aset mereka yang hilang akibat tindak kriminalitas.


