KlikSiber.com – Upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang jalur kereta api terus diperkuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya. Kali ini, KAI menggencarkan aksi edukasi langsung kepada masyarakat di kawasan Surabaya Barat, Jumat (13/2/2026), sebagai bagian dari strategi menekan angka kecelakaan lalu lintas di titik rawan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, petugas gabungan diterjunkan ke dua perlintasan strategis, yakni JPL 378 di Jalan Pondok Benowo Indah dan JPL 369A di Jalan Pakal. Kedua lokasi tersebut dikenal memiliki intensitas kendaraan yang tinggi dan menjadi jalur vital penghubung Surabaya dan Gresik.

Dalam kegiatan ini, pendekatan yang dilakukan tidak sekadar memberikan imbauan formal, melainkan edukasi persuasif yang menyentuh langsung para pengguna jalan. Petugas membagikan brosur keselamatan, menyampaikan penjelasan secara lisan, serta mengingatkan pengendara agar selalu mematuhi rambu-rambu dan sinyal peringatan saat melintas di perlintasan sebidang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman. Menurutnya, masih banyak pengendara yang mengabaikan prosedur keselamatan demi mengejar waktu, padahal tindakan tersebut sangat berisiko.

“Kereta api memiliki bobot dan kecepatan yang membuatnya tidak bisa berhenti secara mendadak. Oleh karena itu, pengguna jalan wajib memastikan kondisi aman dengan berhenti sejenak, melihat kanan-kiri, dan memastikan tidak ada kereta yang melintas,” ujar Mahendro.

Ia menambahkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perjalanan kereta api memiliki hak utama di perlintasan sebidang. Kepatuhan terhadap aturan ini, lanjut Mahendro, merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan publik.

Selain edukasi langsung, KAI Daop 8 juga melakukan pemasangan berbagai media visual berupa spanduk dan papan peringatan di sekitar perlintasan. Langkah ini bertujuan memperkuat pesan keselamatan agar terus diingat oleh masyarakat setiap melintas.

Kolaborasi dengan Dishub Kota Surabaya dan unsur kewilayahan setempat menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam menciptakan sistem transportasi yang tertib dan aman. Diharapkan, kerja sama ini dapat menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas, sekaligus menekan potensi kecelakaan yang kerap terjadi akibat kelalaian pengendara.

Mahendro menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai titik perlintasan sebidang di wilayah Daop 8 Surabaya.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Kedisiplinan sederhana dapat mencegah kerugian besar, bahkan menyelamatkan nyawa,” tuturnya.

Melalui program edukasi berkelanjutan ini, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman, sekaligus menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib bagi seluruh pengguna jalan.