KlikSiber.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di wilayah Padang (Sumatra Barat), Sibolga dan Tapanuli Tengah (Sumatra Utara), serta Lhokseumawe (Aceh).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bantuan diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan kapal pengawas KP. Orca 05 dari Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Jakarta Utara, pada Sabtu (06/12).

Pengiriman bantuan ini menjadi misi kemanusiaan trip keenam yang dilaksanakan KKP. Total 60 ton paket bantuan berhasil dimuat ke dalam kapal untuk kemudian didistribusikan ke wilayah terdampak bencana.

Donasi Berasal dari Berbagai Pihak

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang meninjau langsung proses pemuatan bantuan, mengatakan bahwa paket bantuan berasal dari donasi pegawai KKP dan banyak pihak lainnya.

“Selain dari KKP, ada juga donasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Kementerian Pariwisata, influencer Atta Halilintar, serta masyarakat kelautan dan perikanan. Mereka secara sukarela menitipkan bantuan untuk dibawa ke lokasi bencana,” ujar Menteri Trenggono didampingi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan.

Satgas KKP Peduli Bencana Aktif di Lapangan

KKP telah mengerahkan Tim Satgas Peduli Bencana yang tersebar di sejumlah titik terdampak. Satgas juga memanfaatkan layanan starlink untuk mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak langsung dari lapangan.

Selain kapal pengawas, KKP turut mengoperasikan pesawat patroli guna mendukung proses distribusi bantuan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.

Kapal Keempat yang Diberangkatkan

Direktur Jenderal PSDKP sekaligus Komandan Satgas KKP Peduli Bencana, Ipunk, menjelaskan bahwa kapal KP. Orca 05 merupakan kapal keempat yang dikirim ke wilayah Sumatra dalam operasi kemanusiaan ini.

“Setelah seluruh proses pemuatan selesai, total bantuan yang terangkut sebanyak 60 ton. Kapal pengawas dari Jakarta ini membawa bantuan untuk masyarakat terdampak di Padang, Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Lhokseumawe Aceh,” terang Ipunk.

Sebelumnya, KKP telah mengerahkan tiga kapal pengawas ke Lhokseumawe, Langsa, dan Sibolga, serta satu pesawat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan untuk mengirim bantuan ke Aceh Tenggara dan Lhokseumawe.

Hingga Sabtu (6/12), Satgas KKP Peduli Bencana telah menyalurkan 108 ton bantuan dari berbagai pihak.

Penggalangan Bantuan Masih Dibuka

Selain logistik, KKP juga membuka donasi pakaian layak pakai karena menjadi kebutuhan mendesak masyarakat penyintas banjir.

“Satgas KKP masih terus mengidentifikasi kebutuhan di lapangan dan menyalurkan bantuan sesuai prioritas. Kami juga masih menerima bantuan dari pihak swasta maupun masyarakat yang ingin berpartisipasi melalui KKP,” tambah Ipunk.

Pengiriman bantuan ini menunjukkan komitmen KKP dalam mendukung percepatan pemulihan lokasi terdampak bencana dan memastikan masyarakat mendapatkanbantuan secara cepat dan tepat sasaran.