KlikSiber.com – Satuan Koordinator Rayon (Satkoryon) Banser Sugio, di bawah naungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Sugio, akan menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser ke-V pada 26–28 Desember 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Desa Deketagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.

Diklatsar V mengusung tema “Energi Kolektif untuk Agama dan Bangsa”, yang menegaskan komitmen Banser sebagai garda kaderisasi sekaligus penguatan ideologi keagamaan dan kebangsaan. Pada pembukaan kegiatan, seluruh kader Ansor dan Banser se-Kecamatan Sugio akan dilibatkan dalam Apel Kesetiaan Kader sebagai simbol komitmen menjaga nilai-nilai agama serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kasatkoryon Banser Sugio, Ainur Roriq, menyampaikan bahwa Apel Kesetiaan Kader menjadi rangkaian awal yang memiliki makna strategis dalam pembukaan Diklatsar. Menurutnya, apel tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan kembali jati diri kader Ansor Banser sebagai penjaga nilai keislaman yang moderat dan kebangsaan yang kokoh.

“Apel Kesetiaan Kader akan menjadi rangkaian awal pembukaan Diklatsar sebagai bentuk konsistensi Banser dalam mengabdi kepada agama dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Diklatsar V, Syihabuddin Ahmad, menegaskan bahwa tema besar yang diusung merupakan refleksi kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan zaman. Ia menilai, energi kolektif menjadi kunci utama agar Banser tetap relevan dan berdaya guna di tengah dinamika sosial yang terus berubah.

Menurut Syihabuddin, kader Banser ke depan dituntut tidak hanya memiliki militansi, tetapi juga kemampuan berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat, pemerintah, hingga elemen masyarakat sipil.

“Tema ini bukan sekadar jargon. Energi kolektif adalah arah gerak perjuangan Banser ke depan. Organisasi besar seperti Ansor dan Banser harus adaptif terhadap perubahan zaman agar tidak tertinggal,” jelasnya.

Ia berharap Diklatsar V mampu melahirkan kader-kader Banser yang memiliki gagasan segar, berwawasan luas, serta mampu menerjemahkan nilai-nilai perjuangan organisasi dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.

“Melalui Diklatsar ini, kami ingin mencetak kader yang tidak hanya kuat secara fisik dan ideologis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata. Energi kolektif hanya akan tumbuh jika kita bergerak bersama,” pungkasnya.