KlikSiber.com — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah dengan penuh khidmat di Aula Mas Mansur, Gedung PWM Jatim, Surabaya, Sabtu (29/11/2025).
Ratusan peserta dari unsur Pimpinan Wilayah, Daerah, Cabang, hingga Ranting Muhammadiyah turut hadir, termasuk pimpinan majelis dan lembaga yang ada di bawah PWM Jatim.
Peringatan ini dirangkai dengan Konsolidasi Organisasi PWM Jatim, sebagai upaya memperkuat gerakan dakwah dan menyelaraskan arah organisasi menghadapi tantangan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Acara berlangsung hangat dan penuh rasa persaudaraan, mencerminkan kekuatan persyarikatan yang telah mengabdi selama lebih dari satu abad.
Dalam sambutannya, Ketua PWM Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM menegaskan bahwa Milad tahun ini membawa pesan penting mengenai keteladanan perjuangan.
PWM Jatim memberikan penghargaan kepada Marsinah, aktivis buruh yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2023 dan merupakan alumni SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk tahun 1989.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi penegasan bahwa perjuangan Marsinah selaras dengan nilai yang hidup dalam Muhammadiyah — keberanian, keteguhan, dan komitmen terhadap keadilan,” ujar Sukadiono.
Kehadiran kakak kandung Marsinah untuk menerima penghargaan semakin menambah makna peringatan milad tahun ini. Sukadiono berharap keteladanan Marsinah dapat menginspirasi warga Muhammadiyah, khususnya generasi muda, untuk terus memperjuangkan kemaslahatan umat dengan cara yang bermartabat.
Rangkaian acara Milad ke-113 ini juga diisi dengan pemikiran dan pandangan strategis dari tokoh nasional Muhammadiyah.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. hadir sebagai keynote speaker, menyampaikan arahan seputar peran Muhammadiyah dalam dinamika nasional dan global.
Sementara itu, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI dijadwalkan memaparkan materi bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa dalam Perspektif Pendidikan”. Pendidikan dinilai sebagai sektor kunci yang mengokohkan kontribusi Muhammadiyah untuk kemajuan bangsa.
Selain sarat refleksi sejarah, kegiatan ini juga menjadi forum konsolidasi seluruh tingkatan kepemimpinan Muhammadiyah di Jawa Timur. Melalui dialog, penyelarasan program, dan penguatan koordinasi, PWM Jatim berharap gerakan Muhammadiyah semakin solid dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan mengusung semangat Milad ke-113, PWM Jawa Timur menegaskan komitmen untuk menghadirkan Islam berkemajuan dalam setiap aspek kehidupan.
PWM Jatim optimistis bahwa sinergi kepemimpinan yang semakin kokoh akan memperkuat Muhammadiyah sebagai kekuatan pembaruan dan pencerahan bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

